Mengenai Saya

Jumat, 21 Januari 2011

read this

aku,... kau,... dia... dan kita semua punya mimpi yang besar.

Disaat disana mereka para koruptor gembrot, buncit maupun kerempeng sekalipun, yang lagi asik-asiknya memikirkan kiat-kiat licik untuk cari uang haram lagi. Gue, di sini, dikamar kontrakan, juga sedang asik-asiknya ngebuat lagu tuk penyemangat diri, jiwa dan raga. Dan mereka orang-orang kecil masih sibuk dengan mencari sesuap ikan asin kurus di emperan jalan dengan cara-cara yang sangat baik.

Disaat disana mereka para pembual pemerintah melanggar aturan-aturan baik menjadi salah kaprah, gue dan mereka orang-orang kecil, juga melanggar aturan-aturan yang merugikan menjadi bermanfaat untuk kami berkembang dengan berfikir kreatif.

Dan disaat mereka digedung atas sana sedang tertawa menikmati awal bulan dengan gaji yang besar tapi itu menyiksa kami yang kecil-kecil ini. Tapi, kami masih tetap tertawa lebih lepas lagi, karena kami selalu bersama dalam dahaga dan lapar. Kami masih merangkul satu sama lain tanpa berdebat hal-hal yang tidak ada jalan keluarnya. Kami bisa merasakan harumnya udara pagi padahal itu sesak. Kami masih mampu tertawa terbahak-bahak hingga liur muncrat padahal hari yang kami jalani sulit dan melelahkan. Inilah kami wahai bapak-bapak dan ibuk-ibuk yang sembunyi-sembunyi bermain kejahatan padahal Tuhan Maha Melihat.

gue pingin bilang buat temen-temen seperjuangan. Ayok kita semangat dan lebih kreatif lagi. Gue yakin, kita semua pasti bisa dan berhasil ngejalani hidup ini dengan semangat yang bersih.

Jangan menyerah, ini sementara kok.
Belajar terus dengan apa yang kalian suka asal itu bermanfaat. Berkarya terus, ini hidup kita. Jiwa kita isi dengan senyuman-senyuman yang ikhlas...

I love u ... gue sangat cinta dengan kalian yang selalu tersenyum dalam susah, duka dan derita.

.

Kamis, 20 Januari 2011

Soni PiBi - Kuasa-NYa.mp4

soni miko latarena mati mencintaimu

Pizza!!

Kentut yang KASAR !!!

Bom !!!

Disaat di negara2 islam sana bom bukan lagi suatu yang jarang terdengar.. Mulai dari bom kecil, bom gedung, bom mobil sampe bom bunuh diri pun ada. dan Gue ngebayangin, gimana kuatnya mental dan keberanian mereka para pengebom itu. Yang nggak habis pikir lagi, para wanita yang nekad pake bom bunuh diri di badannya. Sangat mengerikan. Nyawa bisa hilang dalam sekejap dengan potongan tubuh yang pecah-pecah berserakan terlontar ke segala arah. Sereem... Sekali DUUAARRR... Habis. Dan, yang ini para laki-laki di indonesia yang di sebut-sebut sebgai teromis atau terong berkumis atau bisa juga teroris berkumis, dengan tekadnya juga berani mengebom apa saja yang salah menurut pandangan dan keyakinannya. Gue salut dengan keberanian mereka tapi gue sangat tidak mendukung jika banyak korban yang nggak terlibat yang akhirnya terkena imbasnya. Apalagi kalo itu anak-anak yang masih pingin ngerasain masa bermainnya yang masih panjang.

Nah, sekarang kita tutup cerita yang serem - serem itu. Gue pingin cerita yang lebih serem lagi. temanya juga nggak jauh dari yang tadi, BOM ! (lhah, sama aja) eit.. Tunggu dulu. Baca dulu sampe upil kering.
Eh, eh.. Tau nggak, Waktu nulis ini gue pake hape n mp3 nya lagi muter lagunya linkin park yang Irisdecents. Seru...

lanjut, gini ceritanya...

Kalo nggak salah ini waktu gue Masih SMA kelas 1, waktu rambut gue masih tebal2nya (nggak kayak sekarang, botak). Gue punya temen namanya Rahmat, anaknya luar biasa sehat, pipi ma perut hampir sama bengkaknya. Pantat, apalagi. Uiiihhh... Montok semontok montoknya. dia sering pangkas cepak, hobinya denger lagu Limp Bizkit, kalo gue denger Limp tikus. Dia paling nggak bisa kalo disuruh ngangkang, apalagi jongkok, sempaknya bisa koyak tengah. Panggilan kampungnya Rahmat Gembong. cuma dia yang punya panggilan langka gitu.

Malam itu, malam kedua tarawihan di bulan ramadhan. gue, eko, kiki dan rahmat bengkak, jalen barengan menuju mushalla baru dikampung kami. Bulan ramadhan waktu itu adalah pertama kalinya mushalla itu di pake buat sholat tarawih. Dan apa yang gue dan anak2 sangka-sangka terbukti. jama'ah penuh. Gue dan lainnya langsung lari menuju tempat wudhu, kalo nggak cepet, bisa nggak kabagian shaf. Mana ngambil wudhunya ngantri ma bocah-bocah kesetanan, sedikit-sedikit jerit, sedikit-sedikit jerit, sedikit-sedikit.. lama-lama gue lempar tu bocah kedalam bak air.

Akhirnya, dengan perjuangan dorong mendorong, sikut menyikut dan sundul menyundul, kami kebagian shaf. 1 shaf di depan shaf anak2 yang kesetanan itu (dibelakang mereka langsung shafnya perempuan).

Imam : ''sewaktu shalat, anak-anak jangan ada yang ribut. (kemudian) ...Shaf lurus dan rapat...ALLAHU AKBAR''

dan shalat pun berlangsung dengan tenang.

disebelah kiri gue, dinding dan dikanan gue ada kerbo, eh maaf... maksudnya Rahmat Bengkak. Eko dan kiki disebelahnya kerbo, eh.. Rahmat.

Rahmat ini memang membawa derita luar biasa ke gue. gue kegencet, kaki cuma bisa rapat doang. mana lagi dia berkeringat terus. adoooh. Pokoknya gue nggak bisa tenang. setiap mata ngelirik ke arah kanan, yang keliatan cuma perot bengkaknya. Inaaangg.

raka'at pertama gue berhasil dijepit dengan badan borosnya dia.dan gue heran dengan ni badak, selalu aja gelisah kalo lagi duduk antara dua sujud. Sedikit-sedikit pantatnya di angkat-angkat (tapi nggak sampe nungging), nafasnya nggak teratur gitu. Kadang nahan, kadang lepas. Kenapa gue tau kalo dia nahan nafas, karena keliatan dari perotnya yang agak mundur, kalo nafasnya dilepas, ya perotnya off side lagi. priit !!! gembrot off side tu.

Raka'at kedua, juga sama deritanya, keringatnya udah basahi ketek gue, hawa panasnya dah naik sampe ubun-ubun. asli risih. Gue semakin nggak tenang dan dia lebih nggak tenang lagi karena bajunya udah basah banget. nah, waktu duduk antara dua sujud lagi, dia kembali gelisah. pasti ni kudanil pantatnya kurapan. Gawat ! Dia semakin gelisah. Pantatnya lebih sering di angkat-angkatnya, idiiihhh abg rahmat bengkak mau ngelahirin landak ya ?

rakaat ke tiga, gue dah pingin nyerah dah, bukan karena panas, tapi rahmat semakin nyiksa gue. Sesaak... Bau keteknya udah berkuah-kuah, buat fikiran gue kacau balau. Nah, pas waktu duduk antara dua sujud, kembali lagi dia dengan kegila-an nya ngangkat-ngangkat belahan pantat kirinya...oooh... ibuuu, maafkan dosa anakmu ini, aku tak sanggup menanggung pantat bakwan ini. Uooohhh !!! Kenapa dengan badak ini ?!

Dan... Puncaknya di raka'at ke empat, ini gue sebut final round Mr. Rahmat gembong. Langsung aja, gue dah yakin banget, dia memang nahan kentut dari raka'at pertama tadi. Sungguh malang nasibmu ntut.

waktu duduk tasyahud akhir, waktu suasana lg senyap dan kusyuk2nya, si rahmat juga ngga' kalah kusyuknya dengan ngangkat2 pantat kayak pesawat mau lepas landas. gue yang tersiksa jiwa raga hanya bisa pasrah kalo terjadi ledakan bom di mushalla ini.

Akhirnya, ... Akhirnya... Akhirnya...dan akhirnya...

''Are you Ready to the Rumble !!!''...

''Haiiiiikkk !!!''

'' BRROOOOOOTTTTT !!!'',,,
''kooooeeekkhh !!!'' (kayaknya ada sempak yg terkoyak paksa)

uoooohhh !!! Bunyi kentut nya kasar banget, Dan seketika itu jg, serentak semua jama'ah ketawa, gue juga ga sanggup nahan, hampir pecah rasanya perut...

Mau itu imam, makmum laki2, anak2 dan ibuk2.. Semuanya ketawa sambil ngeliatin rahmat yang tersipu-sipu malu dengan muka memerah.

Dan akhirnya... Shalat batal !!! Kacau balau.


Pesan buat para kentut :
meletus lah pada tempat yang tertera di bawah ini ;

1. WC
2. Kakus
3. Sepsiteng
4. Angkot (biar panik)
5. Ruangan kedap suara (studio music)
6. Lubang2 sampah...

30 Seconds To Mars Hurricane official video

30 Seconds To Mars - Closer To The Edge